Berita  

Ancaman Gim GameOnline Tanpa Pengawasan Orang Berumur

Jebakan Layar Tanpa Batas: Ketika Gim Online Mengintai Anak Tanpa Pengawasan

Dunia gim online telah menjadi magnet kuat bagi generasi muda. Dengan grafis memukau dan interaksi sosial yang menarik, tak heran jutaan anak dan remaja betah berlama-lama di baliknya. Namun, di balik kilaunya, tersimpan ancaman serius, terutama ketika akses terhadap gim ini tanpa pengawasan orang tua atau dewasa.

Tanpa pengawasan, anak-anak rentan terjebak dalam berbagai risiko. Pertama, kecanduan adalah ancaman nyata. Waktu bermain yang tak terbatas dapat menggeser prioritas belajar, tidur, hingga interaksi sosial di dunia nyata. Kedua, mereka terpapar konten dan interaksi yang tidak pantas. Mulai dari bahasa kasar, kekerasan, hingga potensi kontak dengan orang asing yang berniat buruk (predator online) atau menjadi korban cyberbullying. Ketiga, risiko finansial juga mengintai melalui pembelian dalam aplikasi (in-app purchases) yang tanpa sadar menguras dompet orang tua.

Dampak lanjutan dari ketiadaan pengawasan ini meluas. Prestasi akademik anak bisa merosot drastis. Kesehatan fisik terganggu akibat gaya hidup sedentari, kurang tidur, dan masalah mata. Secara mental dan emosional, anak bisa menjadi lebih mudah marah, menarik diri, atau bahkan mengalami kecemasan akibat tekanan dalam gim atau interaksi negatif.

Oleh karena itu, peran pengawasan orang tua sangat krusial. Bukan berarti melarang total, tetapi membimbing, menetapkan batasan waktu, memilih gim yang sesuai usia, dan membangun komunikasi terbuka. Pengawasan adalah kunci untuk memastikan dunia digital menjadi ruang eksplorasi yang aman dan positif bagi anak, bukan jebakan yang merenggut masa depan mereka.

Exit mobile version