Berita  

Polisi Bubarkan Aksi Damai Mahasiswa, Kritik Tampak dari Khalayak

Ketika Suara Mahasiswa Dibungkam: Pembubaran Aksi Damai Picu Gelombang Kritik Publik

Belakangan ini, insiden pembubaran aksi damai mahasiswa oleh aparat kepolisian kembali memantik perdebatan sengit. Para mahasiswa yang turun ke jalan dengan membawa aspirasi dan kritik terhadap kebijakan tertentu, bermaksud menyampaikan suara mereka secara damai dan konstitusional. Namun, aksi tersebut berakhir dengan pembubaran paksa oleh pihak kepolisian, yang tak jarang menimbulkan kericuhan dan insiden yang tidak diinginkan.

Insiden ini segera menyulut reaksi keras dari berbagai elemen masyarakat. Khalayak menyoroti dugaan penggunaan kekuatan yang berlebihan serta pembungkaman hak berpendapat yang dijamin konstitusi. Akademisi, aktivis hak asasi manusia, hingga masyarakat awam melayangkan kritik tajam, mempertanyakan prosedur standar operasional aparat dan komitmen negara terhadap kebebasan berekspresi. Pertanyaan besar muncul: apakah peran kepolisian dalam menjaga ketertiban justru menghalangi ekspresi publik yang merupakan pilar demokrasi?

Pembubaran aksi damai mahasiswa ini bukan sekadar insiden sesaat. Ia menjadi cerminan tantangan dalam menjaga ruang demokrasi, di mana kebebasan berekspresi harus dihormati dan dilindungi, bukan justru dibungkam. Perlu ada evaluasi serius terhadap pendekatan aparat keamanan agar kejadian serupa tidak terus berulang dan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum dapat kembali dibangun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *